The Aftermath

17 Sep

Sebuah tragedi biasanya menyisakan mimpi buruk. Namun hanya sedikit yang dapat mengolah mimpi buruk itu menjadi sebuah karya yang cemerlang. Kleting Wigarti, desainer label KLE salah satunya. Terinspirasi dari keadaan pasca perang dunia pada tahun 1940-an hingga awal 1950-an, Kleting menghadirkan koleksi dengan berbagai siluet yang populer di tahun 1940-an. Celana high waist dan pencil skirt yang dibalut dalam semangat kebebasan yang feminin menjadi bagian yang menguatkan koleksinya. Di tengah-tengah pilihan warna polos yang cenderung gelap dan kelam, KLE juga menyisipkan semburat warna abstrak dalam mini dress dengan gaya draperi. Pada akhirnya, mimpi buruk yang telah diolah Kleting memberikan sebuah ‘akibat’ tampilan urban yang feminin dan fashionable. (Foto: dok. KLE)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: