The Back-up Plan

2 Sep


Dari pertama melihat trailer film ini di bioskop, saya udah tertarik menontonnya. Walau memang saya tahu, ini tipe film yang ditonton di dvd aja, sayang kalau di bioskop hehehe.

Hari Minggu kemaren saya bertandang ke Ambasador, dan langsung saja membeli DVD, salah satunya adalah film ini. Kemarin saya bener-benar in the mood untuk nonton film drama komedi.

Film ini dibintangi oleh Jennifer Lopez yang berperan sebagai Zoe, pemilik sebuah pet shop yang sedari kecil sudah kehilangan orang tua. Ia dibesarkan oleh neneknya, namun kini neneknya tinggal di panti Jompo sedangkan ia tinggal sendiri. Di dalam kesendiriannya itu ia merindukan kehadiran seorang anak dan keluarga. Selama ini kisah cintanya terbilang tidak sukses, hingga akhirnya ia putus asa dan memutuskan untuk memiliki anak dengan cara inseminasi.

Manusia boleh berencana, namun Tuhan jugalah yang menentukan. Tanpa sengaja ia bertemu dengan Alex O’Loughlin yang berperan sebagai Stan ketika sedang menunggu taxi. Mereka berebut taxi, namun pada akhirnya itu menjadi awal hubungan cinta mereka. Pada awalnya Zoe tidak ingin membuka diri, karena khawatir kehamilannya tidak bisa diterima oleh Stan, namun Stan membuktikan kesungguhan cintanya pada Zoe.

Yah, intinya film ini memang sangat ketebak dan standar banget jalan ceritanya.Film ini emang seperti ‘mimpi-mimpi’ perempuan saja. Karena rasanya di era sekarang ini laki-laki seperti Stan sangat jarang sekali, dan mungkin saja telah punah. Hahaha. Hidup bersama perempuan yang mengandung anak kembar, yang bukan anaknya, dan rela kehilangan ‘masa pacaran’ selama mereka bersama karena pacarnya langsung ada dalam tahap hamil. Dan orang ‘segila’ Zoe juga tidak banyak di dunia ini. Memutuskan untuk punya anak dengan inseminasi, tanpa (pada awalnya) merasa butuh suami atau pasangan yang menolongnya, karena dia tidak pernah bertemu dengan ‘the right one’. Padahal baik Zoe maupun Stan adalah dua sosok orang yang sebenernya ‘sempurna’ : good looking, sukses, dan orang baik.

Walaupun film ini tidak terlalu istimewa, tapi menurut saya ada satu hal yang istimewa. Pakaian dan styling peran Zoe disini oke banget. Pilihan baju, mix and match, dan juga ketepatan penggunaan dalam situasinya sangat cocok. Dalam keseharian Zoe bisa menampilkan gaya kasual tapi stylish. Tak hanya itu, pilihan-pilhan bajunya pun sangat tepat untuk bentuk tubuh J-Lo yang khas perempuan latin. Hanya satu saja gaun yang saya kurang sreg, mini dress pink pucat yang dipakai saat dinner pertama dengan Stan. Semestinya wardrobe stylistnya bisa memilih gaun yang lebih stunning. Gaunnya memang tidak jelek-jelek amat, tapi entah mengapa seperti beli di departement store sekelas metro/sogo atau itc-an gitu. Kurang pas untuk salah satu scene yang menjadi bagian terpenting dalam film itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: